Wasit Legendaris Angkat Bicara: Harusnya Eksekusi Penalti Yamal Diulang, Ini Alasannya

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 17 Februari 2026 | 08:20:46 WIB
Lamine Yamal gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti pada laga Girona vs Barcelona. (X @FC Barcelona)

KOMPETISI.ID – Beragam kontroversi menyeruak saat Barcelona kalah di kandang Girona. Mantan wasit Eduardo Iturrade Gonzalez ikut buka suara.

Barcelona menderita kekalahan 1-2 di kandang Girona dalam lanjutan Kompetisi La Liga, Selasa 17 Februari 2026 dinihari WIB.

Kekalahan dari Girona itu membuat Barcelona gagal menggeser posisi Real Madrid di puncak klasemen. Dengan 58 poin, mereka kini tertinggal dua angka di belakang rival utamanya itu.

Tapi, kekalahan Barcelona dari Girona memicu sejumlah kontroversi. Hal utama adalah menyangkut keputusan wasit.

Salah satunya adalah eksekusi penalti Lamine Yamal yang gagal karena membentur mistar gawang. Eduardo Gonzalez menilai penalti Yamal itu harusnya diulang.

Mantan wasit FIFA yang kini menjadi analis di Carrusel Deportivo Cadena SER itu menilai Bryan Gil dan Frenkie de Jong memasuki area penalti sebelum Lamine Yamal melakukan eksekusi.

Hal itu kian berpengaruh karena setelah eksekusi Lamine Yamal mengenai mistar gawang, bola meluncur ke arah mereka. Bryan Gil kemudian berusia menghalangi.

“Eksekusi harus diulang jika kiper bergerak satu milimeter saja. Dalam hal ini, eksekusi seharusnya diulang,” tegasnya.

Dia menegaskan CTA, komisi wasit, harus menjelaskan karena ini bukan lagi interpretasi.

Sejak awal laga, Barcelona tampil menekan. Namun, Girona tidak hanya bertahan dan beberapa kali mencoba membangun serangan balik yang merepotkan lini belakang tim tamu.

Peluang emas didapat Blaugrana menjelang akhir babak pertama setelah wasit menunjuk titik putih. Lamine Yamal maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya ke sisi kanan hanya membentur tiang gawang.

Kiper Girona, Paulo Gazzaniga, sebenarnya gagal menebak arah bola, tetapi keberuntungan masih memihak tuan rumah. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-59. Bek muda Pau Cubarsi yang ikut membantu serangan sukses menyundul bola kiriman Jules Kounde untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Akan tetapi, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Girona menyamakan kedudukan melalui Thomas Lemar pada menit ke-62.

Gol bermula dari pergerakan Vladyslav Vanat di sisi kanan. Umpan mendatarnya sempat diblok, tetapi bola kembali ke kakinya.

Vanat kemudian mengirimkan umpan ke depan gawang yang disambut Lemar tanpa kawalan untuk menaklukkan kiper Joan Garcia.

Pertandingan berjalan sengit hingga memasuki menit-menit akhir. Girona akhirnya berbalik unggul pada menit ke-87 lewat Fran Beltran.

Gol tersebut berawal dari pressing ketat di area pertahanan Barcelona. Setelah merebut bola, Girona langsung menyerang dan Joel Roca mengirim umpan kepada Beltran yang melepaskan tembakan akurat ke gawang.

Pemain Barcelona sempat melayangkan protes karena menganggap Jules Kounde dilanggar saat proses gol terjadi. Namun, wasit tetap mengesahkan gol tersebut. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top