Dipepet Semen Padang, Ini Ambisi Persijap Jepara di Kandang PSIM Yogyakarta

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 11 Maret 2026 | 14:19:56 WIB
Laskar Bumi Kartini memburu kemenangan dalam laga tandang PSIM vs Persijap Jepara di Kompetisi BRI Super League. (X @Persijap)

KOMPETISI.ID – Baru sesaat keluar zona degradasi, Persijap Jepara langsung dipepet Semen Padang. Mereka un wajib memenangkan laga PSIM vs Persijap di Kompetisi BRI Super League.

Pertandingan PSIM vs Persijap Jepara dalam lanjutan Kompetisi BRI Super League akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu 11 Maret 2026 mulai pukul 20.30 WIB.

Laga PSIM vs Persijap jadi krusial bagi Laskar Bumi Kartini mengingat posisi mereka yang kini kembali kepepet. Bersama Semen Padang dan Madura United, ketiga klub sama-sama mengoleksi 20 poin.

Torehan poin yang ketat di bibir zona degradasi itu membuat Persijap berambisi menambah poin di laga yang dijalani, termasuk di kandang PSIM Yogyakarta.

“Kami datang dengan fokus penuh dan akan mencoba untuk mendapatkan poin karena itu yang kami butuhkan,” kata pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos.

Meski ada pemain pilar yang absen, yakni Wahyudi Hamisi dan bek asing Rubio, Mario Lemos memastikan tim tetap mempertahankan pola permainan utama, yang selama ini menjadi andalan Persijap. Ini karena para pilar lainnya juga siap tempur.

Borja Herrera, Iker Guarrotxena, Carlos Franca, Borja Martinez hingga Lucas Morelatto siap memberikan kontribusi terbaiknya untuk membongkar pertahanan lawan.

“Soal tekanan yang kami dapatkan adalah hal yang biasa. Kami sadari itu,” katanya.

“Saat ini kami punya 20 poin, sama dengan Madura United dan Semen Padang. Yang pasti kami tekankan adalah setiap langkah saat ini adalah final karena kita memang sangat membutuhkan poin dan saat ini kita harus bisa mendapatkan poin di setiap laga,” tegasnya.

Tentu saja itu tidak mudah. Apalagi, PSIM Yogyakarta, kini berambiri memperbaiki posisinya. Saat ini klub Yogyakarta itu menduduki peringkat ke-8 dengan 37 poin dari 24 laga. (*)

Reporter: Redaksi
Back to top