KOMPETISI.ID – Pendekar Cisadane membuat sejarah baru di BRI Super League. Untuk pertama kali, mereka memenangkan duel Persita vs PSBS Biak 2-1.
Dua gol tuan rumah, dalam lanjutan Kompetisi BRI Super League ini, lahir di babak kedua. Sebelumnya, mereka sempat tertinggal dalam laga Persita vs PSBS Biak di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Senin 16 Februari 2026 ini.
Bagi Pangeran Cisadane, ini merupakan kemenangan kandang pertama mereka dalam duel Persita vs PSBS. Musim lalu, Persita menyerah 0-2 saat menjamu lawan yang sama.
Kemenangan ini membuat Persita menempel ketat Persebaya di peringkat keenam klasemen sementara. Mereka memiliki poin sama, 35 angka, hanya kalah selisih gol.
Sebaliknya, PSBS Biak kini kian berada di ambang zona degradasi. Pasukan Widodo Cahyono Putro ini menduduki peringkat ke-15 dengan 17 poin, atau hanya berselisih dua angka saja dari Semen Padang yang berada di zona maut itu.
Tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, Persita gagal mengkonversinya menjadi peluang yang menjanjikan di babak pertama. Nyaris sepanjang 45 menit, mereka sulit menembus pertahanan PSBS Biak.
PSBS Biak yang tampil melalui serangan sporadis cepat, bahkan lebih kerap mengancam hingga ke jantung pertahanan Pendekar Cisadane. Setidaknya empat kali mereka mengancam pertahanan lawan.
Salah satunya bahkan berbuah gol detik-detik menjelang babak pertama berakhir. Ruyeri Blanco mencetak gol awal PSBS tersebut.
Berawal dari bangun serangan yang dilakukan Luquinhas, PSBS menjebol gawang Persita. Ruyeri Blanco berhasil memanfaatkan umpan Luwuinhas iyu unyuk mencetak gol.
Memasuki babak kedua, pelatih Persita, Carlos Pena, memasukkan Eber Bessa dan Charisma Fathori untuk melapis kekuatan. Masuknya Eber Bessa yang lincah muai menghidupkan serangan Persita.
Eber Bessa bahkan mendapatkan peluang unyuk menyamakan kedudukan di menit ke-69. Sayang, eksekusi penaltinya masih mentah.
Tapi, semenit berselang, Persita benar-benar menyamakan kedudukan. Rayco Rodriguez mencetak gol tersebut setelah memanfaatkan assist dari Pablo Ganet.
Tak cukup sampai di situ, Persita berbalik unggul semenit kemudian. Kali ini mereka memetik manfaat dari gol bunuh diri yang dilakukan Kadu.
Persita betul-betul menguasai jalannya pertandingan di babak kedua ini. Mereka tampil lebih dominan dan membatasi ruang PSBS untuk bisa mencetak gol.
Bahkan hingga menjelang waktu normal berakhir, tak sekalipun PSBS bisa melepaskan tembakan terarah ke gawang Persita. (*)