KOMPETISI.ID – Strategi jitu memasukkan Kota Kawano dan Yuta Kamiya membawa keberuntungan bagi Okayama. Mereka akhirnya menang adu penalti dalam laga Okayama vs Nagoya Grampus.
Kawano dan Kamiya masuk di babak kedua, saat tuan rumah tertinggal 0-1 dalam laga Okayama vs Nagoya Grampus. Kerja sama keduanya yang menyamakan kedudukan dan akhirnya memaksakan drama penalti.
Pertandingan Okayama vs Nagoya Grampus dalam lanjutan Kompetisi J1 League berlangsung di Stadion City Light, Okayama, Minggu 1 Maret 2026.
Meskipun tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, Nagoya Grampus kesulitan mengancam pertahanan lawan.
Sebaliknya, Okayama berkali-kali menguji pertahanan Nagoya Grampus. Mereka rajin melepaskan tembakan, termasuk yang mengarah ke gawang lawan.
Okayama berambisi betul untuk menjebol gawang Nagoya Grampus. Sebab, mereka membutuhkan kemenangan dalam laga ini.
Okayama adalah satu dari dua klub J1 League Wilayah Barat yang hingga kini belum pernah merasakan kemenangan. Satu lainnya adalah Avispa Fukuoka.
Sepanjang babak pertama, sedikitnya dua kali Okayama memberikan ancaman serius. Mereka mendapatkan peluang untuk mencetak gol.
Tapi, Daniel Schmidt, tampil menawan di bawah mistar gawang Nagoya Grampus. Kiper yang kini berkewarganegaraan Jepang itu mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Ujungnya, hingga babak pertama selesai, laga Okayama vs Nagoya Grampuss tak membuahkan gol dan berakhir 0-0.
Di babak kedua, Nagoya Grampus langsung mengejutkan saat laga kembali dimulai. Mereka langsung mencetak gol ke gawang tuan rumah.
Yuya Yamahishi menjadi bintang pembuka Nagoya Grampus. Menerima umpan Katsuhiro Nakayama, dia menjebol gawang Lennart Moser di menit ke-48.
Tertinggal satu gol, Okayama langsung berbalik menekan. Mereka mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang, tapi lemah dalam akurasi.
Mereka baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-79. Kota Kawano mencetak gol itu menyelesaikan umpan Yuta Kamiya.
Tak ada lagi gol tercipta hingga akhir pertandingan. Laga Okayama vs Nagoya Grampus pun disudahi dengan adu penalti.
Lima eksekutor Okayama sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, Haruya Fuji di kubu Nagoya Grampus gagal enjebol gawang lawan pada eksekusi ketiga. (*)