KOMPETISI.ID – Sulit berharap keajaiban di St James Park. Laga Newcastle United vs Qarabag FK di ajang Champions League tak ubah seperti formalitas belaka.
Pertandingan Newcastle United vs Qarabag pada playoff Champions League bakal berlangsung di Stadion St James Park, Selasa atau Rabu 25 Februari 2026 mulai pukul 03.00 WIB.
Pertarungan Newcastle United vs Qarabag diibaratkan sebagai laga tanpa arti. Pasalnya, Newcastle United sudah seperempat badannya berada di 16 Besar Champions League berkat kemenangan 6-1 di kandang Qarabag.
Qarabag bukan hanya mengharapkan keajaiban untuk bisa mengganjal Newcastle United. Newcastle pun akan mengalami bencana besar jika tak bisa mengkapitalisasi kemenangan besar di laga pertama.
Dalam misi pribadi untuk membawa Newcastle ke babak 16 besar Champions League, Anthony Gordon, mantan bintang muda Everton dan Liverpool itu memecahkan rekor di Azerbaijan. Dia mencetak empat gol luar biasa yang secara efektif mengakhiri pertandingan playoff sebagai sebuah persaingan.
Daftar prestasi yang diraih Anthony Gordon terlalu panjang untuk ditulis. Tetapi, gambaran singkat adalah yang paling pantas ia dapatkan; hat-trick tercepat dari pemain Inggris di kompetisi ini, pemain Newcastle pertama yang mencetak empat gol dalam satu pertandingan Champions League, dan sekarang juga pencetak gol terbanyak The Magpies dalam satu musim Champions League (10).
Sejarah berpihak pada Newcastle. Dari 91 kesempatan sebelumnya di mana sebuah tim memenangkan leg pertama pertandingan babak gugur Champions League dengan selisih 5 gol atau lebih, tim tersebut berhasil lolos sebanyak 91 kali. Artinya 100 persen!
Anak asuh Eddie Howe sudah bisa mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan babak 16 besar melawan Chelsea atau Barcelona, tetapi momentum mereka sedikit terganggu pada Sabtu malam, ketika Manchester City yang dipimpin Nico O'Reilly meraih kemenangan tipis 2-1 di Liga Premier di Etihad.
St James' Park juga telah kehilangan status bentengnya dalam beberapa pekan terakhir, karena tuan rumah telah kalah dalam tiga dari empat pertandingan terakhir mereka di hadapan pendukung mereka sendiri di semua kompetisi. Mereka juga kebobolan 2 gol atau lebih dalam lima dari enam pertandingan terakhir mereka di kandang sendiri.
Qarabag, sebaliknya, akan menerima secercah harapan apa pun yang bisa mereka dapatkan menjelang misi mustahil bagi pendatang baru Azerbaijan. Mereka tetap menunjukkan performa yang cukup baik di Champions League terlepas dari apa yang terjadi di utara Inggris.
Pasukan asuhan Qurban Qurbanov seharusnya selalu mengingat kemenangan mereka atas Benfica dan hasil imbang yang diraih dengan susah payah melawan Chelsea. Tetapi, mereka telah kehabisan tenaga di Eropa dan kelemahan pertahanan mereka telah terekspos dengan kejam.
Qarabag telah kebobolan enam gol dalam dua pertandingan Champions League berturut-turut setelah juga dihancurkan Liverpool, sementara kebobolan beberapa gol di setiap enam pertandingan mereka di turnamen utama Eropa.
Tim tamu yang tidak diunggulkan ini juga gagal mengalahkan klub Inggris di kompetisi apa pun. Kalah sembilan kali dan seri satu kali dari 10 pertandingan tandang mereka. (*)